BERITASERUYAN.COM- Perintah Kabupaten Seruyan menggelar salat sunah istisqa berjamaah sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi musim kemarau yang melanda wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Seruyan. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Gagah Lurus Kuala Pembuang, Senin (31/8) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Salat istisqa tersebut diikuti Wakil Bupati Seruyan Hj. Supian, S.Ag., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta masyarakat Kuala Pembuang. Turut hadir tokoh agama Prof. Dr. K.H. Awaludin Pimay, Lc., M.Ag., sekaligus sebagai imam dan khatib di kegiatan yang khimat tersebut.

Wakil Bupati Seruyan Hj. Supian menyampaikan bahwa pelaksanaan salat istisqa merupakan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau yang terjadi saat ini.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya masyarakat di Kuala Pembuang, melaksanakan salat istisqa bersama,” ujar Supian.

Menurutnya, pelaksanaan salat istisqa tidak hanya dilakukan di Kuala Pembuang. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga telah mengimbau pemerintah kecamatan agar melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

“Beberapa hari yang lalu kami telah menyebarkan edaran agar kecamatan juga melaksanakan salat istisqa ini,” jelasnya.

Ia berharap hujan segera turun sehingga dapat memberikan manfaat dan rahmat bagi masyarakat Kabupaten Seruyan maupun wilayah Kalimantan Tengah secara umum. Selain sebagai bentuk pendekatan spiritual, upaya tersebut juga diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau.

Supian menambahkan, kondisi kekeringan meningkatkan kerentanan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, pemerintah bersama masyarakat perlu terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan di lapangan.

“Kita berharap mudah-mudahan dengan pelaksanaan ini Allah SWT mengabulkan permintaan dan keinginan kita agar kemarau panjang ini segera berakhir dan bisa turun hujan yang dapat memberikan rahmat bagi masyarakat Kabupaten Seruyan pada khususnya dan masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya,” pungkasnya.

Pelaksanaan salat istisqa tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama di tengah musim kemarau, sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan potensi bencana yang dapat terjadi akibat kekeringan. (RN/red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments