PALANGKA RAYA – Kontingen Kota Palangka Raya sukses mencuri perhatian ribuan penonton saat tampil dalam Karnaval Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya.
Dengan mengusung fragment teatrikal bertajuk Manajah Antang Lewu Gadung Batu, kontingen Kota Palangka Raya menampilkan perpaduan budaya khas Dayak dengan visual megah miniatur rumah betang sebagai simbol kebersamaan dan identitas Masyarakat Kalimantan Tengah secara umum.
Atraksi tersebut semakin memukau dengan hadirnya sosok burung antang yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan harapan keberhasilan. Hal itu sejalan dengan semangat Isen Mulang yang berarti pantang mundur.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi turut hadir dalam pembukaan dan memberikan apresiasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan festival budaya Kalteng tersebut.
“Alhamdulillah, kami melihat semua penampilan budaya maupun kegiatan lainnya yang ditampilkan oleh beberapa daerah dan instansi berjalan dengan baik. Secara umum, semuanya bagus,” ujarnya.
Subandi juga memuji penampilan kontingen Kota Palangka Raya yang dinilai ikonik dan penuh daya tarik melalui visualisasi burung antang dengan ornamen bunga berwarna-warni. (Red)






