PALANGKA RAYA – Aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Mahasiswa Anak Buruh Kalimantan Tengah di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin(11/5), berlangsung kondusif. Massa aksi diterima langsung oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 13 tuntutan mahasiswa dan buruh turut ditandatangani sebagai bentuk komitmen bersama untuk ditindaklanjuti.
Koordinator lapangan aksi Gerakan Mahasiswa Anak Buruh Kalimantan Tengah, Jales Veva Jaya Mahe mengatakan, aksi tersebut menjadi sarana menyampaikan berbagai persoalan yang dirasakan mahasiswa dan buruh di daerah. “Kami bersyukur aksi berjalan aman dan kondusif. Tuntutan yang kami bawa juga diterima langsung oleh gubernur, DPRD Kalteng, dan OPD terkait untuk ditindaklanjuti bersama,” ujarnya usai demo.
Ia menjelaskan, 13 tuntutan yang disampaikan mencakup persoalan ketenagakerjaan, pendidikan, kesejahteraan mamasyarakat, Perlindungan hingga pengawasan terhadap kebijakan yang dianggap berdampak langsung kepada masyarakat kecil. Menurutnya, mahasiswa ingin memastikan pemerintah daerah lebih serius memperhatikan hak-hak buruh dan membuka ruang dialog yang lebih luas bagi masyarakat.
“Penandatanganan tuntutan ini menjadi langkah awal yang baik. Kami berharap apa yang sudah disepakati tidak berhenti hanya di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan nyata,” kata Jales. (Red)
Beranda Pemerintah Pemerintah Provinsi Kalteng Gubernur Kalteng Terima Aksi Unjuk Rasa yang Digelar Mahasiswa Anak Buruh Kalteng,...
Gubernur Kalteng Terima Aksi Unjuk Rasa yang Digelar Mahasiswa Anak Buruh Kalteng, 13 Tuntutan Mahasiswa Diterima
Subscribe
0 Comments
Oldest







