MUARA TEWEH – Minggu 5 April 2026, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa proses penentuan lokasi harus melalui kajian teknis yang mendalam agar pembangunan berjalan optimal.
“Penentuan titik Jembatan Lahei harus melalui kajian yang matang dan terukur, agar lokasi yang dipilih benar-benar representatif, efisien, serta mampu memberikan manfaat maksimal dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan daerah,” ujar H. Shalahuddin.
Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan melibatkan BKJTK dan KKJTJ dalam pembahasan lanjutan guna memastikan aspek keselamatan dan teknis terpenuhi.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini akan berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat serta membuka akses ekonomi baru.
Dengan perencanaan yang matang, diharapkan proyek ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Barito Utara.
Pembangunan Jembatan Lahei menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang saat ini tengah difokuskan pada penentuan titik lokasi secara tepat. (Red)







