BERITASERUYAN.COM– Personel gabungan berhasil menangani dua titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Selasa (1/9/2026). Api berhasil dilokalisir dan tidak kembali muncul setelah dilakukan pemadaman secara terpadu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi, S.Pi., menyampaikan penanganan dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan kebakaran lahan di dua lokasi, yakni Jalan Gajah Mada, Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, serta Jalan Djilik Riwut, Kuala Pembuang I.

Berdasarkan laporan Posko Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Seruyan, kebakaran di Jalan Gajah Mada tercatat membakar sekitar 5 hektare lahan. Sementara itu, di Jalan Djilik Riwut, luas lahan yang terbakar dan berhasil dipadamkan diperkirakan mencapai 3 hektare. Dengan demikian, total luas lahan yang terdampak dan ditangani mencapai sekitar 8 hektare.

Penanganan melibatkan 35 personel gabungan, terdiri atas tujuh personel TNI, tiga personel Polri, 15 personel BPBD, satu personel KPHP, tiga personel Manggala Agni, satu personel Damkar, serta satu personel Marnit.

Sebelum menuju lokasi, personel melakukan koordinasi dengan instansi terkait, briefing, serta menyiapkan berbagai perlengkapan pemadaman. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pelokalisiran api.

Peralatan yang digunakan meliputi satu unit Alkon, 40 selang, tiga unit HT, dan satu unit water suplai. Mobilisasi personel dan peralatan didukung enam kendaraan roda dua, empat mobil tangki BPBD, serta dua mobil patroli BPBD.

Kedua lokasi kebakaran berjarak sekitar lima kilometer dari Posko Induk dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit menggunakan transportasi darat.

Kegiatan penanganan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan selesai pada 19.00 WIB. Selama proses pemadaman tidak terdapat kendala berarti atau nihil kendala.

Hasil penanganan menunjukkan api berhasil dilokalisir dan tidak ditemukan lagi kemunculan titik api. Tidak ada korban personel maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kegiatan tersebut.

BPBD Kabupaten Seruyan bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi agar titik api tidak kembali muncul dan potensi meluasnya karhutla dapat dicegah. (RN/red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments