PALANGKA RAYA – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah terus diperkuat. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendali Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengerahkan seluruh unsur operasi darat maupun udara untuk mempercepat penanganan di sejumlah lokasi prioritas, Kamis (30/7/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah selaku Komandan Harian Satgas Pengendali Karhutla, Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa seluruh unsur Satgas terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi dalam menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.
“Seluruh personel, baik Satgas Udara, Satgas Darat maupun tim pendukung operasi, kami kerahkan secara optimal sesuai tugas dan fungsinya. Fokus kami memastikan setiap titik api dapat segera terdeteksi dan ditangani secepat mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang didominasi hari tanpa hujan serta tingkat kekeringan lahan yang tinggi menjadi tantangan serius dalam upaya pengendalian Karhutla. Oleh karena itu, berbagai upaya seperti patroli udara, pemadaman darat, operasi water bombing, hingga patroli dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan secara terpadu.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.(Red)







