PULANG PISAU – Tepat pada 2 Juli 2026, Kabupaten Pulang Pisau memperingati Hari Jadi ke-24. Memasuki usia yang ke-24 tahun, kabupaten hasil pemekaran dari Kapuas ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Baik di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.
MENGUSUNG tema “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Dalam semangat tersebut, UMKM tidak hanya berperan sebagai penggerak roda perekonomian daerah, tapi juga menjadi garda terdepan menjaga serta melestarikan identitas budaya lokal menuju Pulang Pisau JAYA (Jujur, Aman, Yakin, dan Amanah).
Di bawah kepemimpinan Bupati H Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta (Rifa’i-Jayadi), berbagai program pembangunan terus dilaksanakan terarah dan berkesinambungan. Salah satu fokus pembangunan adalah memperkuat sektor UMKM melalui kolaborasi lintas sektor yang memadukan kearifan lokal dengan inovasi modern.
Berbagai produk unggulan daerah, seperti kerajinan anyaman rotan, kuliner khas, hingga kain tradisional batik Pulang Pisau, terus didorong agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.
Salah satu capaian pembangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Pulang Pisau adalah hadirnya Tugu Gagang Mandau sebagai ikon daerah. Monumen tersebut berdiri megah di kawasan Kantor Bupati dan DPRD Pulang Pisau, serta di Bundaran Belah Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Kahayan Hilir.
Keberadaan Tugu Gagang Mandau tidak hanya mempercantik wajah ibu kota kabupaten, tapi juga menjadi simbol identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Bumi Handep Hapakat.
Tugu Gagang Mandau berada di kawasan Kantor Bupati dan DPRD diresmikan pada 2 Juli 2025 oleh Bupati H. Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta, serta disaksikan unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Sementara itu, Tugu Gagang Mandau di Bundaran Belah Jalan Trans Kalimantan diresmikan pada 19 Desember 2025 oleh Bupati Ahmad Rifa’I dan Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta. (Red)







