Sejarah Terpilihnya Ketua GOW dari Tokoh Masyarakat di Seruyan

0
33

BERITASERUYAN.COM- Berita sejarah mengenai terpilihnya ketua organisasi dari tokoh masyarakat berakar dari silaturrahmi organisasi Wanita sekaligus musyawarah pemilihan dan pembentukan organisasi GOW yang diadakan di Kuala Pembuang pada tanggal 18 Juni 2025, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Seruyan.

Pemilihan difasilitasi Bidang Pengarusutamaan Gender, Perlindungan Perempuan dan Peningkatan Kualitas Keluarga, dalam rangka pelaksanaan Program Pangarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan. Kegiatan Pemberdayaan Perempuan Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi pada organisasi kemasyarakatan menjadi kewenangan kabupatan/kota.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas membantu Kepala Dinas melaksanakan urusan di Bidang Pemberdayaan Perempuan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembentukan yang ditugaskan kepada daerah. Untuk melaksanakan tugas tersebut maka Bidang Pemberdayaan Perempuan memfasilitasi pembentukan penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender di tingkat Kabupaten dan Kecamatan melalui sub bagian kegiatan advokasi kebijakan dan pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dan politik, hukum, sosial dan ekonomi.

Proses musyawarah menekankan pada prinsip musyawarah untuk mufakat sehingga tercapai keputusan bersama. Namun karena mufakat tidak tercapai, maka pemilihan diputuskan dengan cara pemungutan suara (voting) dalam rangka menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Pelaksanaan voting suara dipimpin langsung oleh Ny Welduline Ahmad Selanorwanda selaku Ibu Bupati bersama Bidang Pemberdayaan Perempuan serta diikuti oleh Ketua atau perwakilan Ketua dari 29 organisasi perempuan yang berada di Kabupaten Seruyan sebagai bentuk pemenuhan aturan pemilihan pimpinan dalam organisasi wanita di Indonesia pada umumnya yang diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi perempuan.

Perwakilan yang berhadir ikut berpartisipasi dalam pemilihan. Tujuan utama musyawarah dan pemilihan adalah untuk mempersatukan pandangan dan meningkatkan martabat perempuan Seruyan. Hal ini menjadi bersejarah karena terpilihnya ketua dari perwakilan tokoh masyarakat sebagai ketua GOW.

Kepemimpinannya menjadi simbol penting dalam sejarah pergerakan perempuan di Seruyan, hal ini menunjukkan kemampuan perempuan untuk berorganisasi dan memimpin dengan tidak memandang dari golongan dan organisasi mana pun. Semua layak dan memimpin organisasi sesuai hasil demokrasi.

Tulisan: Nema Suza

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments