
SERUYAN – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Sukran Ma’mun, menyoroti pentingnya partisipasi perusahaan dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan.
Hal tersebut disampaikannya di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Seruyan, Selasa (15/9). Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, perusahaan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan bencana, terutama ketika keterbatasan sarana pemadam menjadi kendala di lapangan.
Dalam upaya pemadaman karhutla, tim di lapangan telah mendapatkan dukungan dari unsur kecamatan, kepolisian, serta sejumlah perusahaan di sekitar lokasi terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa suplai air menggunakan mobil tangki untuk mendukung proses pemadaman, mengingat kapasitas peralatan pemadam yang tersedia masih terbatas.
Meski demikian, partisipasi sejumlah perusahaan dinilai masih perlu ditingkatkan. Beberapa perusahaan, termasuk perusahaan dalam grup Sinar Mas seperti Tasik dan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP), disebut belum terlihat berpartisipasi secara maksimal dalam penanganan karhutla karena juga harus melakukan pengamanan terhadap lahan masing-masing.
Di sisi lain, PT Musirawas disebut menjadi salah satu perusahaan yang aktif membantu proses pemadaman api. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat upaya penanganan kebakaran, khususnya di wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan air dan sarana pendukung.
Dukungan lainnya datang dari PT HPS yang memberikan izin kepada tim untuk mengambil air dari waduk milik perusahaan tersebut. Keberadaan sumber air alternatif ini membantu mempercepat proses pengisian tangki karena lokasinya lebih dekat dibandingkan pengambilan air langsung dari sungai.
Sementara itu, sejumlah perusahaan disebut tetap menyatakan kesiapan untuk membantu apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat, meskipun belum menerjunkan mobil tangki secara mandiri ke lokasi kebakaran.
Persoalan karhutla juga berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih di tengah kondisi wilayah yang terdampak kebakaran. Karena itu, dukungan perusahaan diharapkan tidak hanya berfokus pada pengamanan aset masing-masing, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam membantu masyarakat dan mendukung penanganan bencana.
Sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting agar upaya pemadaman karhutla berjalan lebih efektif sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Seruyan. (Red)







