KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmennya membangun ekonomi berbasis syariah. Bupati H Muhammad Wiyatno, Kamis (4/9) lalu membuka Roadshow Pasar Modal Syariah 2025 di Kuala Kapuas. Kegiatan ini mengusung tema “Pasar Modal Syariah: Gaya Investasi Kekinian untuk Semua Kalangan”.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo. Wiyatno SP menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pengurus Pusat masyarakat ekonomi syariah (MES) yang menjadikan Kapuas sebagai salah satu daerah tujuan roadshow tahun ini.
Ia menegaskan pentingnya memperluas literasi keuangan syariah di masyarakat, agar semakin banyak warga yang mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk-produk investasi sesuai prinsip syariah.
“Keberadaan MES diharapkan menjadi penggerak utama dalam memperkuat dan memperluas ekosistem ekonomi syariah di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tertarik mendalami ekonomi syariah sekaligus memperkuat keuangan dengan berinvestasi di pasar modal syariah, selain menguntungkan juga lebih berkah,” harap Wiyatno.
Bupati juga menekankan perlunya peningkatan literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat, agar pertumbuhan sektor keuangan syariah dapat terus berkembang berkelanjutan.
Ia mengajak semua pihak berkomitmen menjadikan roadshow ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam membumikan ekonomi syariah yang inklusif dan menyejahterakan. Sementara itu, Ketua MES Kapuas Salman menuturkan bahwa peserta roadshow kali ini berasal dari kalangan mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan, dengan jumlah sekitar 75 orang.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami lebih jauh tentang pasar modal syariah, sebagaimana tema yang diangkat: gaya investasi kekinian untuk semua kalangan,” ujar Salman.
Kegiatan roadshow diakhiri dengan sesi materi dan tanya jawab bersama para narasumber, yang memberikan pemahaman praktis mengenai instrumen investasi syariah di pasar modal. Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama MES berkomitmen terus mendorong literasi dan pemanfaatan keuangan syariah sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Red/Adm)







