Muara Teweh — Menjelang gelaran MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melakukan peninjauan langsung ke sejumlah venue utama. Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh fasilitas siap digunakan dan peserta mendapatkan kenyamanan maksimal.
Rombongan peninjauan turut diikuti Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, beberapa asisten, serta kepala dinas. Mereka mengevaluasi kondisi venue dari berbagai aspek, baik fisik maupun nonfisik, mulai dari Kantor DLH, BKPSDM, Bapperida, PUPR, hingga dua kafe yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan.
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa kualitas penyelenggaraan MTQH bukan hanya diukur dari kemegahan venue, tetapi juga dari kenyamanan peserta dan kelancaran operasional. Oleh karena itu, perhatian khusus diberikan pada fasilitas pemondokan, termasuk bagi kafilah dari Kabupaten Kapuas.
“Pelayanan prima dan kenyamanan peserta menjadi prioritas kami. Panitia harus memastikan koordinasi berjalan lancar, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujarnya. Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi antarpanitia agar seluruh rangkaian lomba berlangsung mulus.
Selain mengecek venue lomba tilawah dan tahfidz, rombongan juga meninjau fasilitas pendukung, seperti kebersihan area, ruang makan, dan ruang istirahat. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua standar kenyamanan terpenuhi, sehingga peserta dapat berkompetisi dengan fokus dan tenang.
Dengan persiapan matang yang dilakukan pemerintah daerah, MTQH XXXIII diharapkan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai religius di Barito Utara.
Pemerintah daerah optimistis bahwa kombinasi antara fasilitas yang lengkap, pelayanan prima, dan koordinasi efektif akan menjadikan MTQH XXXIII sebagai gelaran yang tertib, khidmat, dan membanggakan bagi provinsi maupun kabupaten.







