Muara Teweh — Kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, ke Kabupaten Barito Utara disambut dengan meriah di eks Bandara Beringin, Muara Teweh. Rombongan gubernur diterima langsung oleh Bupati H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, serta unsur Forkopimda setempat. Suasana hangat terlihat dari antusiasme masyarakat yang hadir menyambut kedatangan gubernur.
Setelah penyambutan, Gubernur dan rombongan bergerak menuju SMA Negeri 4 Muara Teweh, yang menjadi pusat kegiatan layanan masyarakat. Di lokasi ini, berbagai kegiatan digelar, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah untuk keluarga siswa, hingga penyaluran bantuan pangan. Aktivitas ini menunjukkan fokus pemerintah pada peningkatan kesejahteraan dan akses layanan dasar bagi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, M. Reza Prabowo, menyampaikan bahwa digitalisasi pendidikan di Kalimantan Tengah kini telah mencapai 100 persen di seluruh wilayah. Menurut Reza, pencapaian ini membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sekolah dan kualitas pembelajaran, termasuk pemantauan absensi, nilai, dan administrasi sekolah secara digital.
Reza juga menekankan keberhasilan program sekolah gratis, yang secara khusus membantu siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini diakui menjadi salah satu perhatian penting pemerintah provinsi dalam memastikan semua anak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menambahkan bahwa 12,9 persen dari sekitar 3.000 siswa kurang mampu telah menerima bantuan pendidikan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan cakupan bantuan pada tahun 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam pemenuhan hak pendidikan dan kesehatan. Ia menyatakan bahwa pemerataan layanan dasar menjadi prioritas utama pemerintah provinsi.
Kunjungan gubernur diakhiri dengan penyerahan bantuan pangan kepada keluarga siswa dan penanaman pohon, melibatkan seluruh unsur Forkopimda, guru, serta perwakilan masyarakat. Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup di Barito Utara.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadirkan layanan publik berkualitas dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.







