Muara Teweh – PT Bharinto Ekatama (BEK) melaksanakan Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) untuk wilayah Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kamis (16/10/2025) di Aula Setda lantai I. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai pemerintah desa, perwakilan masyarakat, hingga lembaga pembina masyarakat setempat.

Kepala Teknik Tambang PT BEK, Imam Mandiri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“RIPPM ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi bentuk nyata komitmen sosial dan moral kami untuk mendorong pertumbuhan bersama antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah,” ujar Imam.

Dokumen RIPPM mencakup arah pembangunan masyarakat 2026–2030, dengan fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, pengelolaan ekonomi lokal, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Imam menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar program pemberdayaan memberikan dampak jangka panjang dan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat Desa Benangin dan wilayah Teweh Timur.

“Kami berharap forum ini menjadi ruang berdiskusi, menyatukan pandangan dan masukan, agar program pemberdayaan berjalan seiring upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri perwakilan pemerintah Kecamatan Teweh Timur, kepala desa, serta unsur masyarakat yang aktif memberikan tanggapan dan masukan. Diharapkan hasil konsultasi publik ini menjadi landasan bersama dalam mendorong pembangunan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan di Barito Utara.(Red/Adm)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments