Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong percepatan penyerapan anggaran Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan laporan realisasi belanja per perangkat daerah hingga triwulan berjalan, rata-rata capaian sejumlah OPD telah melampaui 60 persen, meskipun masih terdapat beberapa OPD dengan realisasi di bawah 40 persen.

Sekretariat Daerah mencatat pagu anggaran sebesar Rp142,04 miliar dengan realisasi Rp98,52 miliar atau 69,36 persen. Sementara itu, Dinas Pendidikan yang memiliki pagu terbesar Rp622,35 miliar telah merealisasikan anggaran sebesar Rp309,77 miliar atau 49,76 persen.

OPD dengan tingkat realisasi relatif tinggi antara lain Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta BPKAD, dengan capaian mendekati dan di atas 60 persen.

Di sisi lain, sejumlah OPD masih menunjukkan realisasi rendah, seperti Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, serta RSUD Muara Teweh yang realisasinya masih berada di kisaran 30–35 persen.

Pada tingkat kecamatan, realisasi belanja tertinggi dicatat Kecamatan Lahei Barat sebesar 43,21 persen, diikuti Teweh Tengah dan Lahei. Sedangkan realisasi terendah berada di Kecamatan Gunung Purei, Montallat, dan Teweh Selatan.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan perlunya percepatan pelaksanaan kegiatan, baik fisik maupun administrasi, agar penyerapan anggaran dapat optimal hingga akhir tahun.

Realisasi belanja daerah menjadi indikator penting kinerja OPD dalam mendukung pembangunan, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.(Red/Adm)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments