BERITASERUYAN.COM – MUARA TEWEH – Pengadilan Agama (PA) Muara Teweh bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB-P3A) Kabupaten Barito Utara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pemberian layanan pendampingan psikologis trauma healing bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan layanan konseling bagi pemohon dispensasi kawin. Penandatanganan tersebut berlangsung di Aula PA Muara Teweh pada Jumat (7/3/2025).
Kepala Disdalduk KB-P3A Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memberikan perlindungan dan dukungan psikologis bagi masyarakat yang mengalami kekerasan maupun permasalahan terkait perkawinan.
Sementara itu, Ketua PA Muara Teweh, Muliadi Lcm, MHi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menekankan bahwa layanan pendampingan psikologis dan konseling ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pihak yang berperkara di PA Muara Teweh.
“Kami menyadari bahwa proses hukum, terutama dalam kasus KDRT dan dispensasi kawin, sering kali menimbulkan tekanan psikologis. Dengan adanya pendampingan dan konseling ini, kami berharap masyarakat yang berperkara bisa merasa lebih didukung dan mendapat solusi terbaik,” ungkap Muliadi.
Kerjasama ini kata dia diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di PA Muara Teweh, khususnya dalam hal perlindungan perempuan dan anak, serta memberikan keadilan yang lebih humanis dan berkeadilan bagi masyarakat Barito Utara.
Dimana sebelumnya penandatangan MoU juga dilaksanakan antara Pengadilan Agama Muara Teweh dengan RSUD Muara Teweh terkait layanan trauma healing bagi korban KDRT. (Red/Adm)







