Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menggalakkan revitalisasi kawasan permukiman melalui program penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan di Kelurahan Lanjas dan Melayu. Program ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan kota yang tertata, nyaman, dan layak huni bagi masyarakat.
Pada Selasa siang, Bupati H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan melakukan peninjauan ke sejumlah titik prioritas pembangunan di Lanjas. Beberapa RT dengan kepadatan tinggi menjadi fokus utama untuk memastikan rencana pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga. Rombongan pejabat daerah turut serta dalam kegiatan ini untuk meninjau lokasi dan mengevaluasi kesiapan lapangan.
Selain Lanjas, kunjungan juga dilaksanakan di Kelurahan Melayu untuk melihat area yang akan dibangun serta menilai kebutuhan pengadaan lahan. Bupati H. Shalahuddin menekankan bahwa penataan kawasan kumuh merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Lingkungan yang tertata akan berdampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga. Pelebaran jalan juga menjadi aspek penting agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Barito Utara, H. Junaidi, menjelaskan bahwa pembangunan fisik di Lanjas direncanakan mulai tahun 2027. Sementara itu, pengadaan lahan di Melayu akan dilaksanakan pada tahun yang sama. Tahap awal berupa penyusunan dokumen teknis, seperti Feasibility Study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Detail Engineering Design (DED), dijadwalkan berlangsung pada 2026 sebagai persiapan multiyears.
Program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki wajah kota, tetapi juga menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman. “Dengan program ini, kami berharap warga dapat menikmati kualitas lingkungan yang lebih baik dan kota Muara Teweh menjadi lebih tertata, rapi, dan berdaya guna,” tambah H. Junaidi.
Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa keberhasilan penataan kawasan kumuh ini membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. “Kami mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan dan memanfaatkan fasilitas yang dibangun agar program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.







