Muara Teweh – Hari ketiga Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Muara Teweh berlangsung padat dengan aktivitas perlombaan yang menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi, lokasi-lokasi perlombaan dipadati penonton yang ingin menyaksikan kemampuan peserta dari berbagai kabupaten di Kalteng.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan cabang Syahril Al-Qur’an Putra-Putri yang berlangsung di Hotel Senyuir Syariah, diikuti oleh cabang Tartil di Aula Kecamatan Teweh Tengah yang juga dipenuhi peserta dan penonton. Arena Utama Tiara Batara, yang menjadi lokasi cabang Tartil Remaja, menyajikan persaingan yang semakin seru seiring antusiasme peserta.

Suasana religius terasa di Masjid Raya Shiratul Mustaqiem, lokasi cabang Murattal Remaja, di mana lantunan ayat suci terdengar merdu dan menyentuh hati penonton. Sementara itu, Kafe Kopi Itah, yang menjadi lokasi cabang Mujawwad Remaja, menyuguhkan suasana lebih santai namun tetap khidmat, sehingga memudahkan peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Cabang Hifzh/Tilawah 1 Juz di Aula Baperinda dan 5 Juz di Aula PUPR berlangsung tertib dan penuh antusias. Di HMS Islamic Center, peserta cabang Tafsir Bahasa Indonesia menunjukkan kemampuan analitis dan pemahaman mendalam terhadap kandungan ayat-ayat Al-Qur’an, menambah warna intelektual dalam kompetisi.

Memasuki siang hari, cabang Fahm Putra di Aula DLH berlangsung ketat, dengan peserta menunjukkan kemampuan berpikir kritis. Penampilan cabang Syahril Putra di Aula SMPN 1 Muara Teweh turut menyita perhatian publik karena kualitas bacaan yang memukau. Di Exelent Futsal, cabang Majelis Dekorasi dan Kontemporer kembali menampilkan seni kaligrafi yang kreatif dan memukau pengunjung.

Perlombaan golongan Anak-anak, Murattal Dewasa, dan Mujawwad Dewasa juga berjalan lancar di beberapa lokasi lainnya. Peserta tampil penuh percaya diri, meskipun persaingan semakin ketat menjelang babak penentuan pemenang.

Kategori hafalan tingkat tinggi, seperti Hifzh 10, 20, dan 30 Juz, yang digelar di Aula Baperinda, Aula PUPR, dan HMS Islamic Center, berhasil menarik perhatian besar masyarakat. Tingkat kesulitan tinggi dan ketepatan tajwid menjadi sorotan utama, menunjukkan kemampuan peserta yang luar biasa.

Kegiatan hari ketiga ini juga dilengkapi dengan sesi pengambilan maqra dan ditutup dengan perlombaan golongan Dewasa di Arena Utama Tiara Batara. Bajuri, perwakilan LPTQ Kalimantan Tengah, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan hari ketiga yang berlangsung sangat sukses. Ia menyebutkan bahwa kualitas peserta meningkat setiap tahun, dan acara hari ini membuktikan kemajuan pembinaan Al-Qur’an di provinsi ini.

Hari ketiga MTQH XXXIII menjadi momen penting untuk memperkuat semangat religius, kreativitas, dan kompetensi peserta dari berbagai daerah, sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin menimba inspirasi dari para hafiz dan hafizah muda.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments