BERITASERUYAN.COM — Harga cabai di Pasar Sayur dan Ikan (Saik), Kuala Pembuang, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan pantauan, harga cabai yang sempat menembus Rp50 ribu per kilogram pada Agustus lalu kini turun menjadi Rp35 ribu per kilogram di bulan November. Bahkan, penurunan drastis sempat terjadi pada Oktober, di mana harga sempat anjlok hingga Rp25 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Saik, Ramlah, mengatakan penurunan harga ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan dari petani lokal dan daerah sekitar. Namun, ia memprediksi harga akan kembali naik menjelang akhir tahun.
“Sekarang banyak kiriman dari petani, jadi stok melimpah dan harga turun. Tapi biasanya nanti di Desember naik lagi, apalagi kalau sudah mendekati Natal dan Tahun Baru,” ujarnya di Kuala Pembuang, Selasa (11/10).
Menurutnya, harga cabai sangat dipengaruhi oleh cuaca dan kelancaran pasokan. “Kalau musim hujan, banyak tanaman busuk dan pasokan berkurang, otomatis harga bisa melonjak lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Fitri, salah satu pembeli di Pasar Saik, mengaku senang dengan turunnya harga cabai saat ini. Ia menilai penurunan tersebut cukup membantu kebutuhan dapur rumah tangga.
“Waktu masih Rp50 ribu per kilo, saya sering beli sedikit-sedikit aja. Sekarang lumayan murah, bisa beli lebih banyak buat masak,” ungkap Fitri.
Baik pedagang maupun pembeli berharap harga cabai ke depan bisa tetap stabil agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi di pasar. (Isn)







