BERITASERUYAN.COM- Kekhawatiran akan kehilangan pekerjaan kini dirasakan oleh sebagian tenaga honorer di Seruyan, dimana Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengeluarkan peraturan terkait penghapusan status tenaga honorer di pemerintahan mulai tahun 2023 mendatang.
Terkait permasalahan tersebut, kini Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Akhmad Hidayat melalui Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Seruyan Riduansyah angkat bicara, dimana dikatakannya, terkhusus untuk kabupaten setempat pihaknya sampai saat ini masih belum bisa memastikan apakah tenaga honorer di Seruyan akan dihapus 100 persen di 2023 nanti.
“ Saat ini kita masih menunggu instruksi resmi dari Kemenpan RB terkait penghapusan tenaga honorer itu, termasuk kriteria honorer yang dihapus pun kita belum mengatahui, namun yang pastinya sampai sekarang kita masih mempertahankan,” katanya, di Kuala Pembuang, Senin (7/2).
Diungkapnya, berdasarkan kebutuhan tenaga honorer pun tentu berbeda antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Sementara untuk pemerintah Seruyan sendiri diungkapnya jauh dari kata kurang, dimana untuk pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara hanya berjumlah sekitar tiga ribuan saja, sehingga dukungan dari tenaga honorer sangat membantu dalam kinerja pemerintahan.
Lanjut diterangkannya, untuk jumlah keseluruhan tenaga honorer di Seruyan kurang lebih sekitar 4000 orang dimana lebih mendominasi dibanding pegawai ASN.” Kenapa lebih mendominasi ya karena pegawai ASN ditambah PPPK yang ada itu masih kurang, makanya perlu tambahan honorer sekian ribu itu,” tegasnya kembali.
Sementara dikatakannya, dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Seruyan pun juga belum memberikan arahan terkait penghapusan tenaga honorer tersebut, bahkan diungkapnya Bupati Seruyan Yulhaidir belum lama ini melakukan koordinasi secara langsung kepada Kemenpan RB untuk membahas hal tersebut dan mengharapkan agar tenaga honorer di Seruyan tetap dipertahankan dengan alasan sangat memerlukan. (Jib)







