MUARA TEWEH – Masyarakat Barito Utara diminta tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau telepon dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan pejabat pemerintah daerah.
Belakangan ini, sejumlah akun media sosial dan nomor WhatsApp palsu dilaporkan mencatut nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Modus yang digunakan beragam, mulai dari menawarkan bantuan, menjanjikan program tertentu, hingga meminta sejumlah uang kepada calon korban.
Fenomena tersebut mencuat setelah pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV beberapa waktu lalu. Nama sejumlah pejabat baru langsung dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan.
Salah satu yang dicatut adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, HM Mastur. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghubungi masyarakat untuk menawarkan bantuan maupun meminta uang melalui nomor pribadi.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat pemerintah,” ujarnya.
Mastur meminta masyarakat segera melakukan konfirmasi apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat daerah lainnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, HM Ikhsan, juga mengaku identitasnya disalahgunakan oleh pelaku penipuan.
Menurutnya, pelaku menggunakan foto profil dan nama dirinya untuk meyakinkan masyarakat sebelum melancarkan aksinya.
“Pelaku menggunakan foto dan nama saya untuk menghubungi masyarakat dengan berbagai alasan, termasuk menawarkan bantuan maupun meminta sejumlah uang. Kami tegaskan itu bukan dari saya ataupun BPBD Barito Utara,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya terhadap pesan yang menjanjikan bantuan atau meminta transfer dana, meskipun menggunakan foto dan identitas pejabat. (Red)







